Sunday, January 02, 2005

Tahun Kesunyian

Tiba-tiba saja tahun 2005 ini sudah hampir lewat satu minggu. Jika kita bayangkan, satu tahun ini mungkin terasa lama. Kita harus melewati rentetan 365 hari, 8760 jam, dan 12.614.400 menit. Dan itu semuanya terangkum dalam satu kata 1 Tahun.
Gabriel Marquez, pernah menciptakan sebuah novel yang berjudul Seratus tahun kesunyian. Dalam kisah itu, ia menuturkan kisah seorang wartawan dalam memerangi rezim totaliter yang terjadi di Argentina. Tanpa kawan dan tanpa perjuangan berarti si wartawan itu menjalani hidup yang penuh kesunyian. Solitude.
Awal tahun ini memang tidak berjalan dengan mulus bagiku. DI hari pertama, peristiwa besar terjadi, Aceh kena gempa. Jumlah korban yang diduga hanya sedikit, kini hampir mencapai angka 100 ribu. Terbesar dalam sejarah, sebelumnya gempa dan tsunami yang terjadi karena Gunung Krakatau meletus, hanya memakan 36.000 jiwa.
Awal yang tidak mengenakkan ini juga berpengaruh dengan diriku. Beberapa hari ini semuanya seakan terpengaruh oleh peristiwa di Aceh. Mulai dari keuangan yang semakin menipis, ini malah menurutku adalah bencana yang terbesar, hingga kurang baiknya hubungan dengan Orangtua.
Sampai sejauh ini memang itu semua tidak akan memakan korban seperti halnya Aceh. Namun, peristiwa ini akan ku alami selama satu tahun di 2005 ini. Memang benar-benar sunyi tahunku ini. Sebelum itu semua memakan korban, aku harus bersiap untuk hal yang terburuk.


No comments: