Tuesday, September 28, 2004

Obituari

Hari ini orang tua teman ku Wahyu Adji Jatmiko, meninggal dunia. Penyakit jantung telah membawa ayahnya pergi. Aku mengetahuinya sekitar jam 16.45 WIB. Adiknya temanku menelpon dan mengabarkan berita itu. Agak sedikit bimbang untuk meninggalkan pekerjaan. Aku mungkin masih berat sebelah soal duniawi. Namun, karena aku mengingat bahwa Wahyu adalah salah satu teman ku maka aku pun meninggalkan barang sebentar untuk berziarah.

Nabi Muhammad SAW pernah memberikan wejangan kepada para sahabat untuk banyak-banyak pergi berziarah dan melayat agar bisa mendapatkan pelajaran dalam kehidupan. Ku harap juga aku bisa mendapatkannya.

Ada sedikit pelajaran yang ku dapatkan di hari ini, dari mulut seorang adik temanku. Ia menanyakan kepada ku kenapa aku tidak menyalatkan jenazah. Dengan diplomatis aku menjawab bahwa dalam setiap gerak nafas ku aku telah salat kepada Allah. Aku tidak ingin terjebak kepada bentuk rutinitas shalat. Aku ingin menafsirkan makna ibadah dan munajat dalam pengertian gue sendiri. Sayangnya, itu hanya omongan belaka dan sekedar pelarian atas bekunya hati gue terhadap Allah.

Aku tidak menyadari bahwa hati ini tidak akan pernah bisa lari...

No comments: