Monday, December 27, 2004

Bisul di Kaki

Tuhan melarang kita untuk berlebih-lebihan. Hampir di segala bidang, Tuhan meminta kita untuk bersikap wajar dan selalu bersyukur terhadap apa yang kita punya. Peringatan itu memang benar adanya. Berlebih-lebihan membuat diri kita menjadi takabur, membuat kita lalai, bahkan berlebih-lebihan juga bisa membuat kita jadi orang yang rakus.

Memang tidak dilarang untuk mempunyai suatu kelebihan. Namun, tak selamanya mempunyai kelebihan itu mengenakkan. Bisa kita bayangkan perasaan seorang Spiderman yang hampir merasa bosan dengan kelebihannya. Ia merasa lepas dari jatidirinya sendiri.

Dua hari ini aku juga diberkati sebuah kelebihan, sebuah daging lebih nongol di kaki kananku. Bisul, tepatnya. Tiba-tiba saja bisul itu nongol dan membuat langkah kakiku jadi terasa berat. Semuanya serba tidak enak. Padahal bisul itu baru numbuh di kakiku? Bagaimana coba kalau bisul itu ada di tempat lain, misalnya pantatku. Pasti kerepotan kan?

Alhamdulillah, kelebihan yang satu ini tidak membuatku buta. Aku hanya berpikir, jika kelebihan bisa sesakit ini, maka tidak ada orang yang selalu berdoa untuk menjadi lebih bagi orang lainnya. Kecuali masalah keimanan mungkin.





No comments: